Rabu, 04 Maret 2020

Mengenal Seluk Beluk Kredit Pendidikan Kuliah


Biaya pendidikan terutama kuliah yang bisa dikatakan cukup tinggi memang terkadang menjadikan dilema. Keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sering terbentur dengan fakta bahwa adanya pembayaran yang cukup menguras dana padahal pemasukan tidak terlalu banyak. Hal inilah yang mendasari munculnya kredit pendidikan kuliah.

Seperti namanya, kredit pendidikan kuliah adalah bantuan dana yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang biaya pendidikan tinggi. Dengan kredit ini, seseorang akan mendapatkan dana segar dalam waktu yang cukup cepat sehingga ia bisa memenuhi tunggakan biaya pendidikannya tanpa rasa khawatir.

Mengenal Seluk Beluk Kredit Pendidikan Kuliah

Sekilas Tentang Kredit Pendidikan Kuliah
Bisa dikatakan bahwa program kredit pendidikan kuliah adalah salah satu program perbankan yang baru dan muncul beberapa waktu yang lalu. Hal inilah yang menjadikan masyarakat awam belum terlalu mengenal program yang satu ini.

Secara konsep, kredit pendidikan kuliah mirip dengan kredit tanpa agunan atau KTA yang juga menjadi salah satu program yang paling digemari oleh masyarakat untuk membantu masalah pendanaan mereka. Nah, nasabah kredit pendidikan kuliah ini nantinya akan membayarkan angsuran sejumlah yang disepakati per bulan layaknya kredit pada umumnya.

Syarat dan Cara Pengajuan
Tentu saja, untuk pengajuan kredit pendidikan kuliah ada beberapa syarat yang harus Anda perhatikan dan lengkapi terlebih dahulu. Adapun beberapa persyaratan umum tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :
1)      Merupakan warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP
2)      Tercatat sebagai seorang nasabah di bank tertentu
3)      Memiliki riwayat pembayaran angsuran yang lancar
Lalu, bagaimana cara untuk mengajukan pinjaman kredit pendidikan kuliah tersebut? Ada beberapa poin terkait cara yang harus Anda ikuti. Beberapa cara tersebut adalah sebagai berikut:
1)      Masuk ke CekAja.com
2)      Masukkan besaran pinjaman atau plafon yang diinginkan
3)      Pilih tenor dari pinjaman
4)      Bandingkan program kredit pendidikan kuliah yang disediakan oleh kreditur

Menggunakan CekAja.com adalah opsi terbaik untuk mengurus pengajuan kredit pendidikan kuliah. Hal ini dikarenakan Anda akan mendapatkan kesempatan membandingkan program pinjaman ini dan memilih mana yang menurut Anda paling sesuai dan tidak memberatkan.

Plafon yang Disediakan
Meskipun ditunjukkan untuk biaya pendidikan, namun plafon pinjaman kredit pendidikan kuliah ini bisa dikatakan cukup besar. Ya, plafon kredit pendidikan kuliah yang tersedia adalah mulai dari 75 jutaan hingga 250 jutaan. Jumlah tersebut tentu saja cukup besar dan bisa dijadikan opsi untuk memenuhi kewajiban pembayaran pendidikan.

Hanya saja, tentu Anda harus berpikir masak sebelum mengambil plafon yang disediakan. Jangan mengajukan pinjaman terlalu besar karena nantinya Anda akan repot saat mengembalikan. Lakukan pinjaman sesuai dengan kebutuhan Anda yang paling mendesak. Sebagai tambahan, kredit pendidikan kuliah ini hanya berlaku untuk mahasiswa pasca sarjana saja yang sudah memiliki pekerjaan tetap dan gaji yang tetap.

Selain itu, perlu diketahui bahwa dalam kredit pendidikan kuliah terdapat bunga yang dibebankan. Besaran bunga ini berbeda-beda dan tergantung dari plafon yang diambil serta bank yang bertugas sebagai kreditur. Oleh karenanya Anda harus memperhatikan hal ini dengan baik dan saksama ditinjau dari berbagai aspek.

Nah, beberapa hal di atas adalah seluk beluk mengenai kredit pendidikan kuliah yang harus diketahui dengan jelas. Pengetahuan tentang beberapa hal di atas bisa menjadi pedoman saat Anda ingin mengajukan kredit pendidikan kuliah tersebut.

Tentu, ada beberapa persyaratan administrasi yang harus Anda lengkapi sebelum melakukan pengajuan kredit pendidikan kuliah. Dalam hal ini, Anda bisa klik laman CekAja.com untuk mengetahui persyaratan serta mengajukan kredit sesuai kebutuhan.

Deskripsi: kredit pendidikan kuliah adalah salah satu program perbankan yang bertujuan untuk membantu mahasiswa yang mengalami keterbatasan biaya pendidikan.