Minggu, 26 Mei 2019

Tips Mengajukan Kredit Pendidikan Kuliah


Mengalami kekurangan dana untuk membayar keperluan kuliah tentu merupakan hal yang cukup menyedihkan. Ya, biar bagaimana pun pendidikan adalah hal yang penting dan berpengaruh pada masa depan. Sayangnya, biaya pendidikan di Indonesia cenderung mahal dan banyak mahasiswa yang kesusahan untuk memenuhinya. Hal inilah yang mendasari munculnya kredit pendidikan kuliah.

Seperti namanya, kredit pendidikan kuliah adalah program perbankan yang secara umum akan memberikan bantuan berupa dana untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah. Bantuan dana ini diberikan mirip dengan kredit tanpa agunan. Artinya, tidak ada jaminan yang diperlukan untuk pengajuan kredit pendidikan kuliah tersebut.

Nah, meskipun terdengar sangat membantu untuk urusan biaya pendidikan, namun tentu saja ada beberapa tips yang harus Anda pahami perihal kredit pendidikan kuliah ini. Pemahaman tentang tips tersebut nantinya akan membantu Anda agar Anda tidak sembrono dalam melakukan pengajuan.
Penasaran apa saja tips kredit pendidikan kuliah tersebut? Simak beberapa ulasan di bawah ini.

Tips Mengajukan Kredit Pendidikan Kuliah

Ragam Tips Untuk Pengajuan Kredit Pendidikan Kuliah
Sebagaimana disinggung di awal bahwa program kredit pendidikan kuliah adalah salah satu bentuk bantuan dari pihak perbankan untuk Anda yang ingin melanjutkan kuliah namun terkendala biaya. Dengan adanya kredit ini, ada dana segar yang bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan biaya kuliah tersebut. Hanya saja, ada beberapa tips yang harus Anda perhatikan agar tidak salah langkah.
Adapun beberapa tips tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

1)      Memastikan kebutuhan
Hal paling penting yang harus Anda lakukan pertama kali sebelum mengajukan kredit pendidikan kuliah adalah memastikan kebutuhan Anda. Ini adalah salah satu pokok yang tentu akan sangat berpengaruh pada bagaimana Anda menyikapi pinjaman tersebut.

Nah, dalam hal ini, cobalah buat catatan terkait kebutuhan dana untuk kuliah. Sebenarnya, Anda bisa membuat rincian kebutuhan dalam waktu yang Anda perlukan, misalnya dua semester atau lebih. Akan tetapi, jika Anda tidak ingin mengajukan kredit terlalu banyak, maka Anda bisa mengajukan pinjaman sesuai dengan kebutuhan yang paling mendesak.

Catatan ini nantinya akan berpengaruh pada besaran plafon yang Anda akan ambil. Tentu saja, setiap kreditur memiliki batasan plafon yang berbeda.

2)      Menentukan besaran plafon
Sebenarnya, turunan dari poin pertama tadi adalah poin kedua ini. Jika Anda sudah membuat catatan terkait kebutuhan untuk dana kuliah, maka Anda selanjutnya bisa melakukan pengajuan kredit pendidikan kuliah dengan besaran plafon sesuai yang ditentukan sebelumnya.

Sebagaimana disinggung di awal bahwa setiap kreditur menyediakan batasan plafon yang berbeda-beda. Nah, meskipun diperuntukkan untuk biaya pendidikan, namun plafon yang tersedia bisa dikatakan cukup besar. Hal ini dikarenakan plafon pinjaman untuk kredit ini tersedia hingga mencapai 250 jutaan. Jumlah yang cukup besar, bukan?

3)      Tentukan tenor pinjaman
Setelah plafon sudah ditentukan, maka Anda harus menentukan tenor yang tepat untuk pinjaman Anda. Tenor atau lama pinjaman akan mempengaruhi besaran angsuran yang harus dibayarkan. Semakin pendek tenor, angsuran biasanya akan semakin besar namun cenderung lebih cepat selesai dan sebaliknya.

Tentu, tenor harus diputuskan dengan bijak. Anda perlu mengukur kemampuan penghasilan untuk membayar angsuran tersebut. Terkait tenor, usahakan tidak memilih tenor terlalu lama meskipun kreditur menyediakan tenor hingga 10 tahun lamanya.

Beberapa hal di atas adalah tips yang cukup penting terkait kredit pendidikan kuliah. Sebagai tambahan, ada baiknya jika Anda melakukan perbandingan beberapa kreditur sebelum melakukan pinjaman. Nah, Anda bisa mengklik laman CekAja.com untuk memudahkan melakukan perbandingan pilihan kreditur kredit pendidikan kuliah.

Deskripsi: kredit pendidikan kuliah bisa menjadi solusi yang tepat untuk Anda yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi namun terkendala biaya.